Sabtu, 05 Juli 2025

Usung Tema Literasi Digital Menuju Desa Ramah Lingkungan, Pembukaan KKN 2025 Tanggulwelahan Sukses Digelar di Balai Desa

 


TULUNGAGUNG, (05/7) – Pembukaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) tahun 2025 Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung di Desa Tanggulwelahan, Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung, sukses digelar pada Jumat, 4 Juli 2025. Acara yang bertempat di Balai Desa Tanggulwelahan ini secara resmi membuka kegiatan KKN yang mengusung tema besar, yaitu "Literasi Digital Menuju Desa Ramah Lingkungan."

Pembukaan KKN ini menjadi momen krusial untuk meresmikan kehadiran dan kegiatan mahasiswa di Desa Tanggulwelahan. Kegiatan KKN memang menjadi agenda rutin UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Dengan adanya pembukaan ini, diharapkan seluruh pihak dapat memahami tujuan KKN dan menjalin sinergi untuk keberhasilan program.

Dalam sambutannya, Dosen Pembimbing Lapangan, Ibu Diana Lutfiana Ulfa S.Pd.I.,M.Pd. menekankan pentingnya peran mahasiswa. "Laksanakan proker dengan semangat kolaborasi dan bermanfaat sesuai dengan tema KKN kali ini, yaitu literasi digital menuju desa ramah lingkungan," ujar Ibu DPL (04/7). 

Beliau juga berpesan agar mahasiswa tidak hanya fokus pada program kerja, namun juga mampu beradaptasi dan membangun hubungan baik dengan masyarakat setempat, menjadikan KKN sebagai pengalaman belajar yang tak terlupakan.

Acara pembukaan dihadiri oleh berbagai pihak penting yang menunjukkan dukungan penuh terhadap program KKN. Terlihat hadir Kepala Desa Tanggulwelahan beserta jajaran perangkat desa, perwakilan RT dan RW, ketua BPD, pemilik posko KKN, ibu PKK posyandu, mahasiswa KKN Tanggulwelahan UIN SATU Tulungagung, Babinsa, Bhabinkamtibnas, serta Dosen Pembimbing Lapangan yang akan mendampingi mahasiswa selama kegiatan berlangsung. Kehadiran berbagai elemen masyarakat dan pemerintahan ini menjadi indikasi kuat kolaborasi yang akan terjalin selama KKN.

Kepala Desa Tanggulwelahan, Bapak Suhadi dalam sambutannya, menyambut baik kedatangan mahasiswa KKN. Beliau juga menegaskan dukungan penuh pemerintah desa, "Untuk berikutnya terkait dengan program kerja, monggo dari panjenengan nopo, kita siap melayani dan siap menghantarkan gitu nggeh". Ucap pak Kades (04/07).


Rangkaian acara pembukaan KKN berjalan lancar sesuai rundown yang telah disusun. Dimulai dengan proses check-in panitia dan peserta, hingga diakhiri dengan pembacaan doa dan sesi foto bersama, yang menandai resmi dimulainya kegiatan KKN di Desa Tanggulwelahan. 

Dengan suksesnya pembukaan ini, diharapkan program KKN 2025 di Desa Tanggulwelahan dapat berjalan optimal, mewujudkan desa yang semakin maju dengan pondasi literasi digital dan kepedulian terhadap lingkungan.

Oleh: Lina Miftakhurohmah 

Kamis, 26 Juni 2025

Ramalan Primbon: Tradisi yang Menumpulkan Nalar Kritis

 (sumber:https://images.app.goo.gl/E2PJHQL6d2Wyr4jH8)

Kepercayaan terhadap ramalan primbon telah lama menjadi bagian tak terpisahkan dari lanskap budaya di beberapa daerah di Indonesia, khususnya di Jawa. Primbon, seperti yang didefinisikan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), adalah kitab yang memuat berbagai perhitungan ramalan, mulai dari penentuan hari baik dan hari nahas, hingga kumpulan pengetahuan kejawen yang sarat akan rumus ilmu gaib, rajah, mantra, dan tafsir mimpi. Tradisi ini, yang diwariskan lintas generasi, kerap menjadi rujukan utama bagi banyak individu dalam mengambil keputusan penting. Mulai dari menentukan waktu pernikahan, memulai usaha, hingga memilih nama untuk buah hati, peran primbon terasa begitu sentral dalam mengatur alur kehidupan sehari-hari. 

Hingga kini, pengguna primbon umumnya adalah individu dari generasi yang lebih tua, terutama mereka yang tumbuh besar di lingkungan pedesaan yang kental akan adat dan tradisi lisan. Bagi mereka, primbon bukan sekadar kumpulan ramalan, melainkan panduan hidup yang diyakini berasal dari leluhur dan mengandung kearifan yang tak terbantahkan. Mereka berpegang teguh pada keyakinan bahwa mengabaikan petunjuk primbon bisa mendatangkan kemalangan atau ketidakberuntungan. Fenomena ini bukan hanya sekadar kepercayaan pribadi, tetapi juga seringkali menjadi norma sosial yang memengaruhi keputusan kolektif dalam keluarga atau komunitas. Ada pula individu yang meski secara pendidikan sudah modern, tetap mencari "orang pintar" atau sesepuh yang menguasai primbon untuk mendapatkan restu atau petunjuk sebelum melangkah. 

Namun, di balik jaminan ketenangan yang ditawarkan, ketergantungan pada ramalan primbon patut menjadi objek kritik yang mendalam. Salah satu dampak paling nyata adalah timbulnya sikap pasif dan kurangnya inisiatif untuk mengambil tindakan nyata. Ketika seseorang terlalu yakin bahwa setiap aspek kehidupannya telah digariskan oleh ramalan, semangat untuk berusaha keras, berinovasi, atau bahkan menghadapi tantangan dengan pemikiran kritis bisa saja luntur. Keyakinan ini berpotensi membatasi kemampuan individu untuk berpikir mandiri dan membuat keputusan berdasarkan analisis fakta serta keadaan objektif yang ada di lapangan, bukan sekadar berdasarkan tafsir simbolik atau perhitungan mistis.

Konsekuensi dari sikap pasif ini seringkali terlihat dalam kecenderungan untuk menyerahkan sepenuhnya hasil pada "takdir" yang diyakini telah tertulis dalam primbon, ketimbang mengoptimalkan upaya dan strategi pribadi. Misalnya, individu yang mencari pekerjaan bisa jadi kurang proaktif dalam mencari peluang atau mengembangkan diri, dengan keyakinan bahwa "jika memang rezekinya, pasti datang". Pola pikir semacam ini secara langsung menghambat pertumbuhan personal dan kemajuan sosial, karena inovasi dan kemajuan justru lahir dari keberanian mengambil risiko dan upaya yang gigih.

Lebih lanjut, keterikatan yang berlebihan pada ramalan primbon bisa memicu kecemasan dan ketakutan yang tidak proporsional. Apabila primbon meramalkan sesuatu yang dianggap "buruk" atau "nahas," kekhawatiran yang tidak perlu dapat menguasai pikiran dan menghambat proses pengambilan keputusan yang rasional. Kondisi ini menyoroti bagaimana sebuah tradisi yang awalnya bertujuan sebagai panduan, pada akhirnya bisa menjadi penghalang serius bagi kemajuan pribadi dan kolektif, menghambat inovasi, dan mengikis semangat juang dalam menghadapi realitas kehidupan yang dinamis.


Sabtu, 12 Oktober 2024

Kunjungi Desa Ploso, Calon Bupati Blitar Nomor Urut 1 dapat Sambutan Hangat dari Warga dan Lurah Setempat

BLITAR, (12/10) - Calon Bupati Blitar nomor urut 1, bapak Rijanto melakukan kunjungan ke desa Ploso, kecamatan Selopuro. Kedatangan pak Rijanto pada Sabtu, 5 Oktober lalu sukses mendapatkan sambutan yang hangat dari masyarakat setempat desa Ploso. Sekitar pukul 07.00 WIB pagi, masyarakat sudah menunggu di lokasi, tepatnya pasar Ploso. Tidak hanya masyarakat warga desa Ploso, bahkan beberapa warga desa tetangga juga turut hadir meramaikan. 

Kunjungan calon Bupati ini dimulai dengan singgah di rumah Lurah Desa Ploso, di mana ia disambut dengan hangat oleh aparat desa dan beberapa warga. Setelah cukup berbincang dengan lurah, pak Rijanto berjalan mengelilingi desa untuk melihat kondisi lingkungan dan berdialog langsung dengan warga setempat. Kegiatan ini semakin meriah dengan adanya sesi senam bersama warga dan ibu-ibu desa, yang kemudian dilanjutkan dengan menikmati jajanan khas dari paguyuban desa. Beberapa warga juga ikut berjoget, untuk menambah semarak dan keakraban dalam acara tersebut. 

Selain untuk melakukan kunjungan dan berinteraksi langsung dengan warga, tentunya kunjungan Rijanto ini juga bertujuan sebagai ajang promosi bagi pasangan calon (Paslon) nomor urut 1 dalam pemilihan Bupati Blitar 2024. Melalui kunjungan ini, pak Rijanto berkesempatan untuk memperkenalkan visi dan misi paslon kepada masyarakat dengan pendekatan secara langsung. Kunjungan ini juga diharapkan dapat meningkatkan dukungan warga terhadap pasangan calon tersebut menjelang pemilihan.

Sabtu, 05 Oktober 2024

UPT SD Negeri Tawangrejo Sukses Berpartisipasi dalam Pelantikan Pramuka Siaga: Pembentukan Generasi Berkarakter Sejak Dini


Prosesi pelantikan pramuka siaga

BLITAR, (05/10) - Sabtu, 5 Oktober 2024, para siswa khususnya anak kelas 3 UPT SD Negeri Tawangrejo berpartisipasi dalam pelantikan Pramuka Siaga yang berlangsung di lapangan Desa Tawangrejo, Kabupaten Blitar. Acara dimulai pada pukul 08.30 WIB dan berakhir pada pukul 10.30 WIB. 

Sebanyak 179 siswa dari berbagai sekolah di satu kecamatan, termasuk 18 siswa dari SD Negeri Tawangrejo, dilantik setelah menyelesaikan SKU tingkatan mula. Kegiatan ini dipimpin oleh Kak Didit Amir Mahmud, S.Pd, yang menjabat sebagai ketua pelaksana. Pelantikan tersebut bertujuan membentuk generasi berkarakter sejak dini, dengan harapan para siswa yang dilantik dapat menjadi teladan bagi teman-temannya. 

Proses pelantikan dimulai dengan pengantaran calon Pramuka Siaga ke tempat acara, diikuti pembacaan janji Dwisatya. Setelah itu, pembina menyematkan tanda pelantikan kepada siswa yang dilantik. Acara ditutup dengan pembubaran barisan sebagai tanda berakhirnya prosesi. Keterlibatan SD Negeri Tawangrejo dalam kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan peserta dan memperkuat jiwa kepramukaan mereka.

Sabtu, 28 September 2024

Partisipasi Warga Desa Ploso Meningkat, Tradisi "Jimpitan" Mulai Diterapkan di Setiap Rumah


BLITAR, (28/9) – Salah satu tradisi gotong royong yang dikenal dengan jimpitan mulai diterapkan di Desa Ploso, Kabupaten Blitar. Program ini resmi berjalan sejak 1 September 2024, menyusul imbauan dari pemerintah desa yang bertujuan untuk menghidupkan nilai gotong royong dan juga membantu sesama. Tidak seperti tradisi jimpitan pada umumnya yang menggunakan beras, warga desa lebih berfokus menyumbangkan sejumlah uang kecil setiap hari.

Seluruh warga, dari setiap rumah di desa Ploso ikut berpartisipasi dalam jimpitan ini. Setiap rumah secara sukarela menyumbangkan sejumlah uang yang ditaruh dalam wadah kaleng rokok yang dipasang di depan rumah, kemudian dikumpulkan oleh petugas atau relawan desa seminggu sekali. Dana yang terkumpul nantinya akan digunakan untuk kepentingan desa bersama, termasuk simpanan dana yang akan dipakai untuk perayaan Agustus di tahun-tahun mendatang. Tradisi jimpitan ini digalakkan untuk menghidupkan kembali nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong yang sudah menjadi bagian dari budaya masyarakat desa. 

Dengan meningkatnya partisipasi warga, diharapkan tradisi ini dapat terus berjalan dan memberikan manfaat yang nyata bagi seluruh warga desa, khususnya di desa Ploso. Masyarakat berharap dengan ini, hubungan antar warga semakin erat, dan semangat gotong royong akan terus hidup. Dengan dukungan dari seluruh warga, program jimpitan ini diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan dan menjadi contoh bagi yang lain untuk ikut melestarikan nilai-nilai budaya gotong royong yang semakin memudar di era modern ini.

Jumat, 20 September 2024

Dari Kampus ke Pasar: Mahasiswi Sukses Jalankan Bisnis Pisang Coklat Lewat Digital Marketing di Usia Muda



TULUNGAGUNG, (20/9) - Latifah Awalin, seorang mahasiswi semester 7 UIN SATU Tulungagung berhasil menjalankan bisnis pisang coklat di usianya yang masih muda. Bisnis ini sudah aktif berjalan hampir 2 tahun lamanya. Dia mulai menjual produknya sejak 15 Januari 2023 dan masih berlanjut sampai sekarang. Pemasaran produk ini berfokus secara digital lewat platform seperti WhatsApp dan Instagram.


Menurut Latifah, alasan memilih bisnis pisang coklat adalah karena camilan ini digemari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang tua, sehingga memiliki pasar yang luas. Selain itu, bahan baku yang mudah didapat serta proses pembuatan yang tidak memakan waktu lama menjadi kelebihan tersendiri. Hal ini memungkinkan Latifah untuk tetap menjalankan bisnisnya tanpa mengganggu aktivitas kuliahnya. Ditambah lagi, harga pisang coklat yang ekonomis membuatnya bisa dijangkau oleh semua kalangan.


Strategi pemasaran yang digunakan Latifah dalam mengembangkan bisnisnya adalah dengan mengandalkan digital marketing. Ia aktif mempromosikan produknya melalui WhatsApp dan Instagram karena kemudahannya dalam berinteraksi langsung dengan pelanggan. Produk pisang coklat ini biasa dipasarkan di wilayah sekitar kampus dan di daerah Blitar.


Selain itu, Latifah juga memanfaatkan strategi pemasaran offline dengan sistem COD (Cash On Delivery) dan DO (Delivery Order). Dengan metode ini, ia menawarkan layanan antar langsung ke pelanggan dengan tambahan fasilitas gratis ongkir untuk area yang masih satu wilayah dengan tempat penjualannya. Latifah Awalin adalah salah satu contoh bagaimana seorang mahasiswa mampu menyeimbangkan pendidikan dan bisnis dengan memanfaatkan teknologi digital diusia muda.


Welcome Party KPI Solid 2024: Prodi KPI UIN SATU Sukses Sambut Maba KPI dengan Penuh Antusias


TULUNGAGUNG – Prodi KPI kembali menggelar acara tahunan untuk menyambut mahasiswa baru program studi pada tanggal 13-14 September 2024. KPI Solid sendiri merupakan sebutan untuk acara tahunan yang diikuti oleh mahasiswa baru sebelum memasuki dunia perkuliahan atau lebih akrab disebut sebagai ospek jurusan. Tema yang diusung kali ini adalah “Digital Impact on Youth, Mind, Behavior, and Moral”. 

Acara yang diketuai oleh Andisal Ihsan ini bertempat di auditorium gedung Pasca Sarjana dan Kampus Utama UIN SATU Tulungagung. Susunan acara KPI Solid ini terbagi menjadi dua hari.

“Serangkaian acara KPI Solid hari pertama diawali check in kelengkapan peserta ya kak, terus ada talk show sama nobarnya juga” ujar Zahra, maba kpi solid (14/09).

Tidak hanya dihadiri oleh mahasiswa baru, acara ini tentunya banyak melibatkan berbagai pihak mulai dari dosen hingga mahasiswa khususnya yang tergabung dalam hmps. 

“Acaranya seru banyak yang antusias bertanya dan menjawab juga kak, tapi pas hari pertama itu aku lihat beberapa pada ngantuk karena hari pertama itu full materi, beda sama hari kedua, isinya seru-seruan semua” ujar Zahra (14/09).

Hari kedua acara kpi solid memang berbanding terbalik dengan hari pertama, pasalnya pada hari kedua ini lebih banyak susunan acara yang santai dan menghibur, seperti flashmob, photo booth, sampai farewall party yang dihadiri beberapa kating untuk lebih memeriahkan acara. 

Acara ini memang diadakan untuk memperkenalkan mahasiswa baru pada dunia Komunikasi dan Penyiaran Islam di UIN SATU. Selain itu, acara ini juga bertujuan untuk mempersiapkan mahasiswa baru dan membekali mereka dengan wawasan dasar terkait etika komunikasi.


Usung Tema Literasi Digital Menuju Desa Ramah Lingkungan, Pembukaan KKN 2025 Tanggulwelahan Sukses Digelar di Balai Desa

  TULUNGAGUNG, (05/7) – Pembukaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) tahun 2025 Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung di Desa T...